TRENDING NOW

KICAU BURUNG : Meski pamornya dalam lomba burung berkicau cenderung menurun, anis kembang / chestnut-capped thrush (Zoothera interpres) tetap memiliki penggemar yang banyak. Penangkaran anis kembang juga muncul di mana-mana. Hal ini karena anis kembang memiliki suara kicauan yang variatif dan cukup keras. Namun tidak mudah untuk memperoleh anis kembang yang memiliki penampilan baik. Berikut ini beberapa hal yang membuat performa anis kembang lebih baik.




Anis kembang
Perawatan tepat bisa membuat anis kembang memiliki performa lebih baik.
Sebagian besar kicaumania ketika disodori dua pilihan antara memelihara anis merah atau anis kembang, biasanya spontan menjawab yang terakhir. Mengapa? Soalnya, burung anis kembang memiliki karakter yang relatif tidak mudah berubah seperti halnya anis merah.



Meski demikian, membuat anis kembang nampil di lapangan lebih sulit daripada anis merah. Ini yang menjadi salah satu alasan mengapa makin sedikit AK mania yang menurunkan burungnya di arena lomba, sementara kelas anis merah masih diminati di beberapa daerah (terutama Blok Barat, Blok Timur, dan Bali).

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Padahal perawatan anis merah dan anis kembang relatif sama, alias tidak jauh berbeda. Karena itu, dalam artikel kali ini, Om Kicau ingin menyoroti beberapa hal yang mempengaruhi performa atau penampilan anis kembang menjadi lebih baik, agar burung mudah nampil di lapangan, atau setidaknya menjadi penyanyi istimewa di rumah.

1. Pemberian voer pada anis kembang

Pemberian pakan kering / voer pada burung kicauan, termasuk anis kembang, sebenarnya tak harus terpaku pada merek-merek mahal, merek-merek terkenal, dan sejenisnya.

Yang harus dijadikan patokan, apakah voer tersebut cocok diberikan kepada anis kembang. Apabila cocok, maka kotorannya akan berbentuk kecil-kecil tapi padat, dan tidak bercampur air.

Dalam beberapa kasus, voer mahal belum tentu cocok dengan pencernaan dan metabolisme burung yang Anda miliki. Akibatnya, kotorannya “becek” dan terkadang disertai bau / aroma yang sangat tajam.

2. Pemberian extra fooding (EF)
Extra fooding (EF) yang biasa diberikan kepada anis kembang adalah serangga, cacing tanah, dan buah-buahan. Untuk konsumsi standar, berikut ini pengaturannya:

Porsi jangkrik cukup 2-3 ekor pagi hari, dan 1-2 ekor sore hari.
Kroto bersih diberikan 2-3 hari sekali. Untuk burung bahan bisa diberikan setiap hari pada waktu pengembunan.
Cacing tanah cukup 2-3 kali seminggu. Untuk burung bahan juga bisa diberikan setiap hari, pada waktu pengembunan.
Buah-buahan bisa diberikan setiap hari, dengan jenis buah yang dibuat selang-seling agar lebih bervariasi.
3. Mandi setiap hari, hindari metode semprot

Mandi pada anis kembang diusahakan rutin setiap hari. Jika belum terbiasa, silakan latih anis kembang Anda untuk mandi dalam karamba mandi. Jangan dibiasakan burung mandi dengan cara disemprot menggunakan sprayer.



Nanti akan terlihat, jika burung dalam kondisi cukup baik, dia senang bermain-main dengan air. Anis kembang yang menyukai air mudah terangsang birahinya, sehingga bisa membuatnya rajin berkicau. Selain itu juga bisa mempengaruhi emosinya saat burung dalam proses perjodohan.

Anis kembang mandi
Mandi merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dalam perawatan burung anis kembang
Selain membiasakan anis kembang mandi dalam karamba, alternatif lain yang bisa memancing burung ebih rajin berkicau adalah menghujan-hujankan burung saat hujan rintik-rintik / tidak deras.

Waktu yang paling baik jika ingin menghujan-hujankan adalah pagi hingga siang hari. Jangan sekali-sekali melakukan hal ini pada waktu sore / malam hari, sebab air hujan saat itu banyak mengandung asam sehingga tidak baik bagi kesehatan burung.

Dengan memperhatikan tiga hal di atas, burung anis kembang akan menunjukkan penampilan yang lebih baik daripada sebelumnya.
KICAU BURUNG : Memelihara burung anis kembang yang hanya bersuara ngeriwik saja tentu membutuhkan waktu dan kesabaran ekstra. Sebab tidak sedikit kicaumania yang mengaku burungnya tak kunjung ngeplong, meski sudah melakukan berbagai upaya perawatan. Apakah Anda sudah menyediakan burung pendamping untuk anis kembang?



 Burung anis kembang
Burung anis kembang
Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi anis kembang yang tak kunjung ngeplong, mulai dari pengembunan hingga memberikan pakan berprotein tinggi dalam perawatan hariannya.

Selain itu, ada juga yang menyediakan burung pendamping agar anis kembang bisa segera ngeplong. Solusi lainnya adalah memberikan TestoBirdBooster (TBB).



Kalau selama ini anis kembang dipelihara tanpa kehadiran burung lain yang sudah rajin bunyi, maka sudah waktunya Anda menyiapkan satu atau beberapa jenis burung pendamping sebagai pemancing agar anis kembang mau mengeluarkan suara kerasnya.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Namun tidak semua jenis burung peliharaan bisa dijadikan sebagaipendamping anis kembang. Hanya burung yang memiliki  karakter suara mirip yang bisa dimanfaatkan untuk memancing anis kembang agar mau mengeluarkan suara ngeplongnya. Beberapa jenis burung yang dimaksud adalah :

Anis kembang betina dewasa.
Kacer.
Sikatan biru putih atau tledekan laut.
Tledekan biru atau selendang biru.
Blackthroat yang sudah rajin bunyi.
Untuk mendapatkan burung pendamping, tentu harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, apalagi jika burung tersebut sudah rajin bunyi atau bukan burung bakalan. Jika Anda belum memiliki rencana membeli burung pendamping, solusinya antara lain:


Menitipkan atau menggantang burung di tempat pedagang burung yang sudah Anda kenal baik.
Menempelkannya dengan anis kembang lain milik saudara atau rekan yang sudah ngeroll.
Menggantang burung di tempat yang tidak jauh dari lokasi berlangsungnya lomba burung.
Meminjam burung betina milik rekan untuk tujuan pengecasan.
Memutarkan beberapa audio masteran atau suara terapi yang bisa merangsang burung untuk bersuara kencang.
Jangan abaikan perawatan hariannya seperti pengembungan dan pemberian pakan seperti cacing tanah dan kroto agar anis kembang terpancing untuk mengeluarkan suara ngeplongnya ketika ditempel dengan burung pendamping.
KICAU BURUNG : Memelihara anis kembang sejak masih anakan bisa memberikan kebanggaan tersendiri ketika burung dewasa serta tampil maksimal di lapangan. Itu sebabnya, banyak AK mania yang memelihara burung ini sejak anakan. Berikut ini perawatan anis kembang sejak anakan hingga dewasa.



 Tahap perawatan anis kembang anakan hingga dewasa
Perawatan anis kembang sejak anakan hingga dewasa.
Perawatan anis kembang umur kurang dari 3 bulan

Perawatan anakan anis kembang yang berumur kurang dari 3 bulan harus dilakukan penuh perhatian, karena kondisi burung masih lemah.
Sejak menetas dan dipanen dari induknya, anakan burung sebaiknya tetap ditempatkan dalam sarangnya atau menggunakan mangkuk plastik yang dilengkapi bahan sarang dan kertas tisu.
Pemberian pakan dilakukan dengan cara diloloh. Berikan voer yang sudah dibasahi air, lalu dicampur beberapa potongan tubuh jangkrik atau cacing tanah. Pelolohan bisa dilakukan setiap 20 – 30 menit sekali.
Pada malam hari, anakan burung  ditempatkan dalam sangkar harian atau menggunakan kotak kardus, yang dilengkapi dengan lampu penghangat.
Setelah berusia 2 bulan, anakan burung bisa dimaster dengan satu jenis suara masteran yang diputarkan pada pagi, siang dan sore hari.
Perawatan anis kembang umur 4 – 6 bulan



Pada umur ini, burung sudah mampu mengenali jenis makanannya. Berikan pakan tambahan yang bervariasi untuk membiasakan dengan pakan tersebut, misalnya kroto, cacing tanah, dan jangkrik. Sebab pakan-pakan seperti itulah yang akan dijumpainya setiap hari.
Pakan tambahan / extra fooding (EF) sebaiknya diberikan secara teratur setiap hari, untuk mengkondisikan burung agar setelah dewasa bisa dan terbiasa menerima setelan / setingan untuk membuat birahinya stabil atau meningkat.
Bentuk perawatan lain mulai bisa diterapkan, misalnya mandi dan jemur. Mandi bisa dilakukan dengan cara memasukkan bak mandi kecil ke dalam sangkarnya, atau mandi semprot menggunakan hand sprayer, setiap pagi dan sore hari.
Penjemuran dilakukan secukupnya, dalam waktu tidak lebih dari 30 menit. Membiasakan burung berjemur pada pagi hari sangat baik bagi pertumbuhannya, dan membuat bulu-bulunya menjadi lebih kuat, staminanya juga lebih terjaga.
Anis kembang jantan yang berumur lebih dari 4 bulan biasanya mulai berlatih berkicau dengan mengeluarkan berbagai macam suara, termasuk suara ngeriwik, panggilan, bahkan suara crecetan yang keras. Pada tahap ini, pemasteran bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa suara masteran atau menggunakan burung master yang gacor, yang digantang tidak jauh dari sangkarnya.
Setelah berumur 5 – 6 bulan, anis kembang mulai mengalami pergantian bulu atau mabung, yaitu bergantinya bulu trotolan menjadi bulu remaja. Pada saat itu pula, Anda bisa memberi pakan buah-buahan yang bervariasi secara rutin setiap harinya.
Perawatan anis kembang umur 7 – 10 bulan




Anis kembang kini sudah menjelma menjadi burung remaja. Penampilan dan perilakunya akan menjadi lebih aktif. Untuk mendukung aktivitasnya, pola perawatan hariannya harus disetel ulang.
Pemberian pakan tambahan seperti kroto, jangkrik, dan cacing tanah harus lebih ditingkatkan dan diberikan secara teratur setiap hari. Begitu juga buah-buahan harus diberikan lebih bervariasi.
Pengembunan bisa dilakukan untuk mempercepat burung bersuara kencang / ngeplong. Saat pengembunan, burung diberikan kroto sebanyak 1 sendok teh untuk merangsangnya agar mau berbunyi kencang.
Mandi bisa dilakukan menggunakan karamba mandi. Biarkan burung mandi sepuasnya atau sampai terlihat melompat-lompat dari tenggeran di karamba mandinya.
Penjemuran di bawah cahaya matahari berlangsung selama 1,5 – 2 jam, yang dilakukan setiap pagi dan sore hari.
Setelah berumur lebih dari 9 bulan, burung kembali mengalami ganti bulu dari bulu remaja ke bulu dewasa.
Setelah burung dewasa, Anda bisa melakukan pengaturan ulang terhadap pola perawatannya, terutama soal EF. Berikan perawatan yang sesuai untuk meningkatkan birahi burung agar kelak lebih rajin berbunyi dengan penampilan maksimal.
Setelah berumur 1 tahun atau lebih, anis kembang mulai menunjukkan penampilan yang cukup baik. Dia akan sering menyahuti suara kicauan burung sejenis yang ngerol. Silakan saja diajar ke latber, atau ditrek dengan sesama AK lainnya.
KICAU BURUNG : Burung anis kembang dikenal mempunyai suara kicauan cukup lantang. Meski demikian, sebagian pemilik belum berkesempatan menikmati kencangnya suara momongannya. Beberapa AK mania mengeluhkan burung piaraannya tidak mau berkicau secara maksimal. Bagaimana mengatasinya? Berikut ini tips memaksimalkan kicauan burung anis kembang.



Lihat di sini: Panduan awal ternak burung lovebird dan perawatannya...
Memaksimalkan suara burung anis kembang
Memaksimalkan suara kicauan burung anis kembang
Sebagaimana jenis burung anis / punglor lainnya, anis kembang memiliki suara kicauan cukup kencang. Oleh karena itu, jika ada AK yang cenderung bersuara pelan atau kurang maksimal, tentu ada sesuatu yang tidak beres sehingga perlu mendapat perawatan lebih lanjut untuk memaksimalkan suara kicauannya.

Ada beberapa faktor penyebab burung anis kembang tidak mau mengeluarkan suaranya secara maksimal, antara lain:



Burung masih muda, sehingga cenderung mengeluarkan suara kicauan secara pelan, bahkan ngeriwik saja.
Burung sedang mabung. Cobalah cek, apakah ada bulu–bulu halus yang jatuh di sekitar sangkar.
Burung terlalu ketakutan, sehingga jarang bunyi atau hanya bunyi sesekali dengan suara pelan. Apabila Anda baru membelinya dari pasar burung, sebaiknya AK dijinakkan dulu, agar tidak takut ketika berada di tempat yang ramai dan mau berkicau secara lantang.
Burung mengalami kegemukan/obesitas. Kegemukan bisa membuat burung jenis apapun tampil tak maksimal, bersuara pelan, atau jarang bunyi.
( baca juga Mencegah kegemukan pada anis kembang )

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Untuk memaksimalkan suara kicauannya agar lebih kencang, tentu faktor penyebab di atas dapat diselesaikan dulu. Misalnya, jika belum jinak, maka harus dijinakkan terlebih dulu. Jika mau mabung, biarkan burung merampungkan masa mabungnya.

Setelah itu, Anda dapat melakukan terapi berikut ini. Terapi ini sekaligus dapat diterapkan pada anis kembang yang selama ini tak mampu berkicau keras, namun penyebabnya di luar faktor-faktor yang disebutkan di atas.



Lakukan pengembunan setiap pagi, bisa dimulai pukul 04.30.
Setelah pukul 05.00, burung diberi 1 sendok teh kroto dan 1 ekor cacing tanah.
Mandikan burung sekitar pukul 06.30 – 07.00, menggunakan air dingin (air es).
Burung dijemur selama 1 jam, antara pukul 07.30 – 09.30. Setelah itu dianginkan di tempat sejuk.
Pukul 13.00, burung dikerodong dan diistirahatkan hingga sore. Saat ini Anda bisa melakukan pemasteran.
Pukul 15.00, kerodong dibuka, lalu burung kembali diangin-anginkan di tempat sejuk.
Sekitar pukul 16.00, kerodong dibuka, dan burung dimandikan. Setelah itu, berikan 1/2 sendok teh kroto dan 2-3 ekor jangkrik.
Burung dijemur di bawah sinar matahari sore hingga pukul 17.00. Setelah itu didianginkan sebentar, kemudian dikerodong.

Jika diperlukan, pada malam hari burung bisa diberikan terapi mandi malam, dilakukan sekitar pukul 19.00 – 20.30. Setelah dianginkan sebentar, berikan 1-2 ekor cacing tanah, biarkan istirahat tanpa dikerodong hingga pagi hari ketika mau diembunkan.
Apabila perawatan di atas bisa dilakukan secara rutin, maka burung akan lebih mudah terpancing untuk tampil lebih maksimal, dan suaranya menjadi lebih kencang daripada biasanya.
KICAU BURUNG : Kegemukan (obesitas) bagi semua jenis burung kicauan tentu kurang baik. Selain bisa mengurangi penampilannya, burung pun cenderung kurang aktif, termasuk malas / jarang berkicau. Anis kembang merupakan salah satu burung kicauan yang rentan mengalami kegemukan, terutama jika masih bakalan. Berikut ini tips melangsingkan anis kembang agar cepat ngeplong dan gacor.



Lihat di sini: Panduan awal ternak burung lovebird dan perawatannya...
Melangsingkan anis kembang agar cepat ngeplong dan gacor
Melangsingkan anis kembang agar cepat ngeplong dan gacor
Cara membuat singset anis kembang memang sedikit berbeda dari jenis burung kicauan lainnya. Pada jenis burung lainnya, kita bisa melakukannya dengan cara menerapkan diet dan pencemuran. Pada anis kembang, hal yang perlu dilakukan adalah rutin memberikan pakan dengan kadar protein tinggi.

Seperti diketahui, protein tinggi umumnya terdapat pada pakan tambahan / extra fooding (EF) seperti jangkrik, cacing tanah, kroto, maupun ulat hongkong.



Selain pakan tambahan, voer yang diberikan pun setidaknya harus mengandung Omega 3. Begitu pula dengan buah-buahannya. Pemberian buah yang ajeg (tidak gonta-ganti) setiap hari, terutama pisang, bisa membuat anis kembang rentan mengalami kegemukan.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Untuk memudahkan Anda, berikut ini beberapa tips melangsingkan anis kembang agar cepat ngeplong dan gacor.

Berikan EF yang cukup setiap hari, terutama cacing tanah, jangkrik, ulat hongkong, dan kroto. Beberapa penggemar anis kembang cenderung memberikan jangkrik sebanyak 3 – 7 ekor pada pagi dan sore hari, tergantung kemampuan burung dalam mengkonsumsinya. Selain itu, kombinasikan juga dengan pakan lain seperti berikut ini:

Cacing tanah sebanyak 2 ekor diberikan pada pagi dan sore hari.
Kroto sebanyak 1 sendok teh diberikan setiap pagi, atau saat pengembunan.
Buah yang diberikan umumnya apel dan pepaya. Ini bisa diberikan rutin setiap hari atau beberapa hari sekali.
Pemberian mandi sebaiknya rutin dilakukan setiap pagi hari. Adapun mandi malam bisa diterapkan beberapa hari sekali.



Penjemuran dilakukan sejak pagi hari, yaitu saat pengembunan, dengan menggantung sangkarnya di area terbuka yang akan terkena cahaya matahari langsung ketika terbit. Penjemuran bisa dilakukan sampai pukul 08,00, atau selama 1 – 2 jam.

Pengembunan sebaiknya rutin dilakukan, untuk mempercepat anis kembang memiliki tubuh singset/langsing. Pada saat pengembunan, burung bisa diberi kroto dan cacing tanah.

Itulah beberapa tips membuat langsing burung anis kembang agar cepat ngeplong dan gacor. Dari perawatan di atas, intinya adalah bagaimana membuat burung menjadi birahi secara optimal.
Dengan begitu, anis kembang bisa menjadi cepat langsing, sehingga memberi pengaruh cukup besar terhadap suara kicauannya, yaitu cepat ngeplong dan gacor. Ketika dilombakan pun memiliki mental yang cukup bagus.
KICAU BURUNG : Perawatan burung anis kembang bakalan memang tidak mudah dan harus melewati waktu lama agar ngerol secara rajin. Namun dalam berbagai kasus, sering terjadi anis kembang yang sudah rajin ngerol pun akan macet ngerol jika tidak dirawat secara semestinya. Perlu diperhatikan empat hal penting dalam menjaga anis kembang agar tetap ngerol .



Lihat di sini: Panduan awal ternak burung lovebird dan perawatannya...
Kenali empat hal penting yang bisa membuat anis kembang gacor dan tetap ngerol
Kenali empat hal penting yang agar anis kembang gacor dan tetap ngerol
Pada umumnya, burung anis kembang yang dirawat sejak usia trotolan lebih cepat ngeplong dan ngerol ketimbang anis kembang hasil tangkapan hutan atau muda hutan (MH). Meski demikian, jika tidak mendapat perawatan yang semestinya, maka tak peduli dari mana asalnya, anis kembang tidak akan tampil seperti biasanya dan bahkan tidak lagi mengeluarkan suara ngerolnya.

Selama ini, pakan tambahan / extra fooding (EF) yang dibutuhkan untuk membuat anis kembang agar cepat ngerol adalah kroto dan cacing tanah. Di samping itu, pemberian jangkrik dan ulat hongkong harus juga disertakan dalam perawatannya, karena kedua serangga itu bisa membantu menambah daya tahan fisik dan staminanya.



Selain masalah pakan, perawatan rutin lainnya seperti pengembunan, mandi, dan jemur juga harus tetap mendapat perhatian. Sebab hal-hal seperti itu bisa berdampak positif terhadap penampilan dan kondisi burung.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Berikut ini beberapa perawatan yang penting diperhatikan untuk menjaga agar anis kembang tetap bersuara ngerol dan makin gacor, serta bisa mencegahnya dari macet bunyi.


Jangkrik dan ulat hongkong yang sudah berganti kulit berwarna putih diberikan setiap hari dengan jumlah secukupnya, atau sesuai dengan kebiasaan burung tersebut. Untuk hasil maksimal, sebaiknya berikan kedua jenis EF tersebut pada pagi hari, antara pukul 07.00 hingga 10.00, sertya siang hingga sore hari sekitar pukul 13.00 – 16.00.
Kroto dan cacing tanah adalah kombinasi ampuh yang bisa membantu merangsang dan mempercepat burung anis kembang agar terus mengeluarkan suara ngerolnya. Berikan kedua EF ini secara rutin setiap hari dengan jumlah disesuaikan kebiasaan dengan burung tersebut. Untuk hasil maksimal, berikan pakan ini pada waktu pengembunan atau pagi-pagi hari sekali, serta pada sore harinya.
Penting untuk menjaga kebersihan bulu dan sangkarnya. Sebab hal itu memberi pengaruh terhadap rajin dan tidaknya anis kembang berbunyi.  Mandikan burung dan bersihkan sangkarnya sangkarnya setiap hari.
Kalau ada kutu, parasit, atau tungau pada bulu-bulunya, atasi dengan FreshAves. Campurkan 5 gram sebutk FreshAves ke dalam 1 liter air bersih. Produk ini juga bersifat desinfektan dan bisa disemprotkan ke seluruh bagian sangkar, yang mampu membasmi segala bentuk bakteri, jamur, parasit, serta semut.
Untuk membantu daya tahan tubuhnya, burung sebaiknya diberi multivitamin BirdVit (cukup 2-3 kali dalam seminggu), yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh burung tersebut.
Itulah empat hal penting yang bisa membuat anis kembang tetap rajin bunyi dan bersuara ngerol.
KICAU BURUNG :  Meski kelas anis kembang dalam berbagai lomba makin sepi peminat, bukan berarti burung yang pernah popular di akhir dekade 1990-an ini telah ditinggalkan para kicaumania. Masih banyak kok penggemar anis kembang. Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang sukses menangkarnya.



Lihat di sini: Panduan awal ternak burung lovebird dan perawatannya...
Anis kembang trotolan
Perawatan trotolan anis kembang agar cepat ngeplong.
Komunitas anis kembang atau punglor kembang pun bermunculan di mana-mana, tidak terkecuali di forum jual-beli online atau grup-grup di Facebook. Salah satunya adalah grup FB Anis Kembang – Punglor Kembang (AKPK).

Banyak AK mania yang mencari trotolan anis kembang. Selain dapat dimaster sesuai dengan keinginan pemilik atau perawatnya, perawatannya pun relatif lebih mudah.



Kendati di pasaran atau forum jual-beli online banyak ditawarkan trotolan anis kembang hasil tangkapan hutan, Om Kicau menyarankan agar membeli trotolan anis kembang hasil breeding atau penangkaran.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Selain lebih cepat dalam beradaptasi dengan lingkungan baru, mudah dijinakkan, dan lebih mudah dalam perawatan hariannya, membeli burung hasil penangkaran berarti membantu para breeder dalam mengembangkan usahanya, sekaligus menekan angka perdagangan burung-burung hasil tangkapan alam.

Agar trotolan anis kembang cepat ngeplong, maka perawatan hariannya harus dilakukan secara tepat. Para senior di grup FB AKPK pun berbagi tips merawat trotolan anis kembang agar cepat ngeplong.

Dalam tulisan di forum tersebut, Om Fendy Krisdiyono mengatakan, komposisi pakan yang tepat untuk trotolan AK bisa membuat burung cepat mengeluarkan suara ngeplongnya. Dengan mengamati kebiasaan makannya selama di alam liar, kicaumania bisa mengkombinasikannya dalam perawatan harian.

Seperti diketahui, anis kembang di alam liar sering mencari pakan berupa cacing tanah. Adapun anis kembang yang dipelihara dalam sangkar umumnya diberi extra fooding (EF) berupa jangkrik dan kroto.

Untuk hasil yang lebih maksimal, perawatan ini harus memperhatikan pola perawatan lain seperti mandi, jemur dan pemasteran. Gabungan dari perawatan ini dapat menghasilkan anis kembang yang benar-benar lincah, cerdas, dan rajin berbunyi.

Komposisi pakan untuk trotolan anis kembang
Komposisi pakan untuk trotolan anis kembang
Berikut ini cara pemberian pakan untuk trotolan anis kembang seperti yang dilakukan Om Fendy:

Sejumput kroto bersih yang masih segar diberikan setiap pagi dan sore hari.
Porsi kangkrik 2-3 ekor, diberikan setelah burung dimandikan.
Sebelum dijemur, burung diberikan cacing tanah yang sudah dipotong kecil-kecil. Jenis cacing yang digunakan sebaiknya seperti yang banyak dijual di toko pakan burung. Para kicaumania menyebutnya cacing plungker.
Buah-buahan hanya diberikan sebagai pakan tambahan untuk melengkapi nutrisinya.
Selain itu, bentuk perawatan lain yang juga harus mendapatkan perhatian adalah sebagai berikut:

Pengembunan dilakukan sejak pagi-pagi sekali, terutama waktu subuh.
Rajin memandikan burung, meski hanya berupa penyemprotan sekilas, dengan mempertimbangkan faktor suhu dan cuaca.
Penjemuran jangan terlalu berlebihan, dengan durasi kurang dari 1 jam.
Pemasteran dilakukan pagi hari setelah penjemuran, dan siang hari saat burung sedang beristirahat.
Pemberian multivitamin seperti BirdVit diperlukan untuk menjaga kondisi trotolan anis kembang agar tetap sehat dan aktif.
Hasil komposisi pakan untuk trotolan anis kembang tersebut sudah dirasakan Om Fendy melalui anis kembang SM Jr miliknya yang baru berumur 3,5 bulan, tapi sudah mampu bersuara roll tembakan cucak jenggot seperti dalam video berikut ini:



Tips perawatan trotolan AK versi Om Caturhuda

Om Caturhuda, senior lainnya di AKPK, juga punya tips perawatan trotolan AK agar cepat ngeplong. Menurut dia, kebutuhan gizi harus diperhatikan. Pemberian EF yang terdiri atas jangkrik, kroto, dan cacing harus dibiasakan dan diberikan sejak dini. Selain itu, perlu juga mengenalkan beberapa jenis buah-buahan kepada trotolan AK.

Pemberian pakan-pakan tersebut memiliki banyak manfaat, terutama untuk membantu pertumbuhannya dan agar trotolan anis kembang lebih cerdas serta mampu menguasai suara-suara masterannya secara cepat.

AK trotolan mandi karamba | Foto milik om Caturhuda (AKPK)
Mandi karamba | Foto: Om Caturhuda
Mandi bagi burung jenis punglor wajib dilakukan, termasuk pada burung yang masih trotolan. Kita bisa melatihnya mandi setelah burung berumur lebih dari 3 minggu, atau setelah tumbuh ekor.

Cara memandikannya bisa dengan cara disemprot halus menggunakan hand sprayer. Tapi perlu diperhatikan juga kondisi suhu dan cuaca saat itu. Jangan sampai setelah dimandikan kondis burung malah ngedrop.

Setelah trotolan AK mulai agresif dan bisa terbang ke sana-ke mari, kita bisa memandikannya dalam karamba. Jika kesulitan memancing burung masuk ke karamba mandinya, kita bisa memegangnya, lantas memasukkan burung ke karamba tersebut.

Hal penting lainnya dalam perawatan trotolan anis kembang adalah memberikan waktu istirahat yang cukup. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan full kerodong pada waktu malam hari. Pengkerodongan dapat membuat burung lebih terjaga staminanya, serta menghindari dari gangguan serangga dan gigitan nyamuk.

Dengan melakukan perawatan rutin tersebut, maka trotolan anis kembang akan menjadi lebih lincah, aktif, dan lebih rajin berbunyi dengan suara ngeplong. Kalau sudah begitu, tahapan ngerol pun sudah tinggal selangkah lagi.

Sobat kicaumania yang tertarik memelihara anis kembang, dan ingin tahu bagaimana cara memilih trotolan AK yang yang baik dan memiliki prospek, simak lagi tulisan berikut ini: