Burung Sedang Mandi Debu atau Kipu

Burung mandi ternyata bukan dengan air saja akan tetapi burungpun suka akan mandi dengan pasir, mandi pasir biasa di namakan juga Kipu, yang kita lihat kipu ini di sekeliling kita adalah ayam, pasti anda sering sekali melihat ayam yang sedang mandi pasir atau bisa juga si ayam mendi debu, hingga bekas mandi pasirnya membentuk sebuah lubang, atau mandi pasir bisa juga di kategorikan dengan istilah mandi tanah.

Ternyata mandi dengan pasir ini juga dibutuhkan oleh burung, seperti branjangan, anis, kacer atau mungkin juga burung lainnya dan menurut berbagai sumber bahwa mandi dengan pasir ini sangat bagus dan cocok sekali untuk burung Kacer yang sering mbagong atau mbedes.

Burung yang biasa dan suka mandi pasir atau sering kipu, biasanya dapat berumur panjang, seperti halnya Burung Branjangan, burung branjangan identik dengan mandi pasir karena dengan perawatan standar dan diberi tanah untuk mandi, umumnya bisa berumur hingga belasan tahun, atau bahkan lebih dari 20 tahun, tapi apa hubungannya antara mandi pasir dengan umur panjang.

Jadi seperti ini ceritanya, di saat burung yang sedang kipu atau mandi pasir, sebenarnya burung tersebut mematuki beberapa mineral yang diperlukan oleh burung, mineral itu sebut saja berupa calcium, iron ( zat besi ) iodium, zinccum, magnesium, sodium, phospor, cuprum dan kalium.

Mineral-mineral itu adalah salah satu pembentuk utama tubuh makhluk hidup, mineral ini membantu proses kimia dan elektrik yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup, proses-proses kimia dan elektrik hanya akan berfungsi dengan benar apabila keseimbangan mineral yang sesuai diberikan pada sistem, dalam hal ini bisa dicontohkan zat besi untuk darah, belerang untuk otot, kalsium untuk tulang, dan banyak lagi, yang secara umum memberikan kelancaran fungsional tubuh terhadap makhluk hidup.

Dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung serta lain-lain itu semua tergolong dari khasiat mineral tersebut, juga Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan, tapi meskipun vitamin begitu penting, vitamin tidak dapat melakukan apa-apa untuk makhluk hidup tanpa mineral, karena dengan mandi pasir inilah seekor burung branjangan akan mendapatkan banyak mineral yang dia butuhkan.

Atau bisa juga dengan kerangka atau tulang sontong yang biasa kita lihat, biasanya dalam sangkar branjangan suka ada sontong atau cumi-cumi, juga burung kenaripun suka diberikan sontong untuk mendapatkan mineral hal ini biasa di sebut dengan ngasin, dalam kasus lain, burung perkutut yang diberi totok ( kerangka / tulang ) sotong atau cumi-cumi, juga mendapatkan mineral dari tulang cumi itu, inilah salah satu penyebab mengapa burung perkutut yang dipelihara di sangkar juga bisa berumur bahkan sampai puluhan tahun.

Sebenarnya semua burung juga perlu mandi pasir, artinya semua burung memang perlu mendapatkan mineral, burung-burung yang tidak suka mandi pasir di alamnya, mereka akan mendapatkan mineralnya dari tanah yang ikut terangkut ketika burung makan makanan yang tergeletak di tanah, atau bisa juga ketika dengan sengaja mereka mengorek-ngorek tanah untuk mendapatkan cacing dan sebagainya dalam mencari makan.

Sama halnya dengan burung-burung yang kita pelihara di dalam sangkar, mereka juga memerlukan mandi pasir, mereka perlu mandi tanah untuk mendapatkan mineral, tapi masalahnya tidak semua burung suka mandi pasir, lagi pula pasir atau tanah yang bagaimana yang dipakainya.

Burung yang kekurangan mineral bisa macam-maacam, contohnya jika burung kacer gampang mbagong atau mbedes, atau cucak ijo yang kurang akan mineral akan kurang ngentrok dan susah ngejambul.

Burung yang kurang mineral atau defisiensi mineral akan menunjukkan gejala seperti rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal), paralysa (lumpuh), perosis (tumit bengkak), anak burung yang menetas cacat, urat keting (tendo), terlepas sendinya, tercerai (luxatio), paruh meleset, kekurangan darah, pucat dan lemah, dan bisa juga hal yang paling sering kita lihat adalah bulu burung yang mudah patah sehabis mabung, tidak berkilau alias kusam.

Berikut ini beberapa manfaat mandi pasir bagi burung:
  • Burung akan memiliki bulu kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabun.
  • Mencegah berbagai penyakit tulang seperti tulang lembek, bengkok, lumpuh, tumit bengkak, urat keriting, dan lainnya.
  • Burung d penangkaran akan berproduktivitas tinggi dan bisa segera bertelur.
  • Daya tetas tinggi dengan tingkat kematian embrio yang rendah.
  • Telur berisi dan anak burung akan menetas dengan sehat.
Penting : Jangan menggunakan pasir karena butiran pasir sangat keras dan tajam yang bisa merusak bulu burung, cari tanah yang bebas mikroba dan pestisida, jika anda tidak bisa memastikan tanah yang bagus dan bersih, anda bisa menggunakan bubukan batu bata yang disaring, cari saja batu bata yang empuk jangan yang keras karena meski disaring, bubukan bata yang keras bisa juga merusak bulu burung seperti halnya pasir.

Jadi dengan membiasakannya burung kita untuk mandi pasir atau tanah, maka kita sudah memastikan burung kita akan memiliki bulu yang kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabung atau ambrol dan tidak terkena rachitis ( tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal ), bebas paralysa (lumpuh), bebas perosis ( tumit bengkak ), anak burung menetas sehat, burung tidak mengalami urat keting ( tendo ), burung tidak terlepas sendinya, tidak tercerai ( luxatio ), paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sehingga pucat dan lemah, burung di penangkaran bisa segera bertelur, telur berisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi dengan tingkat kematian embrio yang rendah.


Komunitas Pecinta Hobi Burung Berkicau,
Sumber : www.omkicau.com
Foto : www.wqed.org
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: